Jumlah Pengunjung 955

Definisi tafsir dan perbedaannya antara tafsir dengan ta’wil

الموضوع:تعريف التفسير والفرق بين التفسير و التأويل 

Definisi tafsir dan perbedaannya antara tafsir dengan ta’wil

تعريف التفسير لغة واصطلاحًا:
“Definisi tafsir secara bahasa dan istilah”

التفسير لغةً: مصدر فَسَّرَ – بتشديد السين- مأخوذ من الفسر: وهو الكشف والإبانة، والإيضاح، ومن ذلك قوله تعالى: {وَلَا يَأْتُونَكَ بِمَثَلٍ إِلَّا جِئْنَاكَ بِالْحَقِّ وَأَحْسَنَ تَفْسِيرًا} [الفرقان:٣٣].

واصطلاحًا: علم يعرف به فهم كتاب الله تعالى المنزل على محمد – صلى الله عليه وسلم -، وبيان معانيه، واستخراج أحكامه وحكمه.

“Tafsir secara bahasa merupakan bentuk masdar فسّر ,dengan mentasydidkan huruf sin nya ,diambil dari فسر yang berarti mengungkap,menjelaskan ataupun menerangkan ,berkenan hal tersebut dengan firman Allah Ta’ala : (Tidaklah mereka datang kepadamu (membawa) sesuatu yang aneh, kecuali Kami datangkan kepadamu kebenaran dan penjelasan yang terbaik).(TQS:Al-Furqan :33)

“Adapun secara istilah merupakan ilmu yang diketahui dengan ilmu tersebut pemahaman mengenai kitab Allah Ta’ala yang diturunkan kepada Muhammad SAW, beserta penjelasan maknanya, dan membedah berbagai hukum dan hikmahnya”.

Penjelasannya: Yang dimaksud dengan tafsir adalah sebuah ilmu tentang metode bagaimana mengungkap dan menjelaskan maksud Allah SWT terhadap ayat Al-Quran sesuai dengan kemampuan manusia atau kalau bisa dikatakan mencari tau apa yang Allah sampaikan atas ayatnya.

Dan tentu seorang yang ingin manafsirkan kitab Allah harus memiliki skill dan kapasitas yang tinggi dalam khazanah keilmuan islam ataupun kemampuan gramatika bahasa yang mendalam ,karena dengan adanya skill inilah seorang mufassir mampu mengungkap dan dengan kapasitas keilmuannya yang berupa tasqafah ia mampu menjelaskan, sehingga komponen perangkat inilah yang akan membantunya dalam mengungkap dan menjelaskan makna ,hikmah ,hukum ,dan intisari yang tertanam dalam ayat Al-Quran .

الفرق بين التفسير والتأويل
“Perbedaan antara tafsir dan ta’wil”

اختلف العلماء في الفرق بين التفسير والتأويل,نستطيع أن نستخلص فيما يلي:
“Ulama berbeda pendapat mengenai perbedaan antara tafsir dan ta’wil ,maka kami bisa meringkasnya sebagai berikut :

١- : إن التأويل هو تفسير الكلام وبيان معناه, فالتأويل والتفسير على هذا متقاربان أو مترادفان، ومنه دعوة رسول الله -صلى الله عليه وسلم- لابن عباس: “اللهم فقهه في الدين وعلمه التأويل”.

“Sesungguhnya ta’wil adalah menafsirkan perkataan dan menjelaskan maknanya, maka ta’wil dan tafsir merupakan dua kata yang berdekatan atau sama maknanya. Termasuk pengertian ini ialah doa Rasulullah untuk Ibnu Abbas.”Ya Allah, berikanlah kepadanya kemampuan untuk memahami agama dan ajarkanlah kepadanya ta’wil.”

٢- وقيل: التفسير: ما وقع مبيَّنًا في كتاب الله أو مُعيَّنًا في صحيح السٌّنَّة؛ لأن معناه قد ظهر ووضح، والتأويل ما استنبطه العلماء، ولذا قال بعضهم: “التفسير ما يتعلق بالرواية, والتأويل ما يتعلق بالدراية”.

“Dikatakan juga tafsir adalah apa yang telah jelas di dalam kitab Allah atau tertentu dalam sunnah yang shahih karena maknanya telah jelas dan gamblang, sedangkan ta’wil adalah apa yang telah digali oleh para ulama ,karena itu sebagian ulama mengatakan , “Tafsir adalah apa yang berkaitan dengan riwayat ,Sedangkan ta’wil adalah apa yang berkaitan dengan dirayah”.

Penjelasannya: Dari 2 pendapat diatas kita dapat menyimpulkan bahwa ada 2 point penting yang perlu untuk di garis bawahi ;

1. Pendapat yang pertama menjelaskan bahwa yang namanya tafsir dan ta’wil itu adalah dua hal yang sama pengertiannya yaitu menafsirkan perkataan dan menjelaskan maknanya,lafadznya pun saling berdekatan. Sebagaimana akhir ujung doa Rasulullah SAW untuk Ibnu Abbas terdapat kalimat التأويل di ujungnya menunjukan arti keterangan atau penjelasann.

2. Pendapat yang kedua menjelaskan bahwa tafsir dan ta’wil adalah dua hal yang berbeda, tafsir bersumber dari periwayatan (riwayah) yang dapat dipertanggungjawabkan atau bersifat qathi’(pasti).
Sedangkan takwil bersumber dari analogi keilmuan (dirayah) yang bersumber dari analisa seorang ahli tafsir dan sifatnya tidak akurat.

Masyarakat hari ini menganggap ta’wil itu negatif, sehingga pada umumnya mereka menggunakan tafsir,padahal awalnya ta’wil itu sifatnya positif,namun seiring berjalannya wakyu ta’wil mulai diselewengkan oleh orang-orang demi kepentingan.
Dan pada akhirnya muncullah terminologi baru ta’wil adalah mengalihkan makna yang kuat kepada yang dikuatkan (direkayasa untuk kuat ).

المصادر :

١.الاتقان في علوم القرآن، لجلال الدين السيوطي
٢.مدخل إلى علوم الشريعة، لعبد الرحمن بن عبد العزيز العقل
٣.مباحث في علوم القرآن، لمناع خليل القطان

Sumber :
1.(Al-Itqan fi ulumil qur’an) , Jalaludin As-Suyuthi
2.(Madkhal ila u’lumi syariah), Abdurrahman bin Abdul Aziz Al-Aql
3.(Mabahits fi u’lumil qur’an),Manna’ Khalil Al-Qathan

Postingan Lainnya

Sang Mujahid Dakwah Bekasi

Jumlah Pengunjung 198 Daftar Daftar Riwayat Hidup   Riwayat Hidup Kyai Miqdad Ali Azka, Lc., dikenal sebagai pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren Nidaa Al-Haar di

Imam Bukhari dan kedudukan kitab shahihnya

Jumlah Pengunjung 2,808 Daftar Daftar Imam Bukhari dan kedudukan kitab shahihnya A.Nasab Kebanyakan orang memang hanya mengenal nama Bukhari saja. Nama beliau cukup singkat; Muhammad.

Jika kamu tertarik gabung ke Pesantren Nidaa Al-Haar, yuk klik “Daftar” di bawah ini!

SYARAT
PENDAFTARAN

Telah duduk dikelas terakhir SD/MI /
sederajat untuk program MTs ( Madrasah Tsanawiyyah )

Telah duduk dikelas terakhir SMP/MTs /sederajat untuk program MA ( Aliyyah Tarbiyyah Muallimin )

© 2026 All Rights Reserved.

SYARAT PENDAFTARAN

 

Telah duduk dikelas terakhir SD/MI /sederajat untuk program Madrasah Tsanawiyyah

Telah duduk dikelas terakhir SMP/MTs /sederajat untuk program Aliyyah Tarbiyyah Muallimin

© 2024 All Rights Reserved.